Sabtu, 29 Agustus 2009

SEKILAS TENTANG LEMBAGA PENDIDIKAN MUSIK FARABI

Image and video hosting by TinyPic

Tahun 1979 Roelly Boediono, seorang gitaris klasik yang belajar di Vienna Conservatory dan telah lulus sampai tingkat Master lembali ke Indonesia. Di Jakarta ia mendirikan Lembaga Pendidikan Musik dan Bahasa Farabi. Nama ‘Farabi’ diambil dari nama seorang Filsuf , Cendekiawan dan Seniman/musisi ulung pada abad ke 8 yang menciptakan ‘Al Kitab Al Musiq Qubra’ (kitab Musik Yang Agung) yang sampai sekarang menjadi rujukan Kitab Musik Modern.

Awal tahun 80an, Musisi Jazz Jack Lesmana mendirikan ‘Jack Lesmana Jazz Workshop’ bertempat di Farabi yang dulunya hanya mengajarkan musik klasik. Pada saat itu juga Farabi akhirnya mengkhususkan di bidang musik tidak ada lagi kursus bahasa. Selanjutnya nama workshop berkembang menjadi ‘Jack and Indra Lesmana Jazz Workshop’.

Tahun 1983 – 1986 Murid-murid oom jack banyak sekali dan pada akhirnya menjadi musisi musisi handal misalnya, Riza Arshad, Khrisna Balaghita, Anto Hoed, Dewa Budjana, Gilang Ramadhan. Belum lagi generasi berikutnya seperti Kadek Rihardika, Lian Panggabean, Ridho Slank, Gerry Herb, Taufan Goenarso, Donny Soehendra dll. Pada saat itu Dwiki Dharmawan yang juga satu band dengan Indra Lesmana di Krakatau sangat rajin mengikuti Jack Lesmana Jazz Workshop.

Sepeninggal Oom Jack, kegiatan jazz di Farabi meredup sampai akirnya tahun 1995 Dwiki Dharmawan menghidupkannya kembali. Bahu-membahu didukung oleh Oelle Pattiselanno, Gilang Ramadhan, Pra B Dharma, Indro Hardjodikoro, Anto Hoed, Lian Panggabean, Agam Hamzah, Kadek Rihardika, Harmonianto, Rio Moreno dll kembali Farabi berdiri dan perlahan – lahan kembali menjadi komunitas musik dan jazz yang begitu atraktif di Jakarta.

Dwiki terus mengembangkan ‘Farabi Jazz Forum’ yang kerap diisi oleh narasumber musisi handal dalam dan luar negeri, misalnya Chicago Jazz Quartet, peter Ypma, Carlo Actis Dato, Steve Thornton, Walfredo Reyes Jr, US Navy Band, Rene van Helsdingern, Glenn Dauna, Oelle Pattiselanno, Idang Rasyidi dan lain-lain.

Lembaga Pendidikan Musik Farabi sendiri akhirnya berkembang sampai memiliki 9 Branch yaitu di Bintaro Jaya, Hang Lekir, Bogor, kelapa Gading, Cempaka Mas, Cibubur, Denpasar, Medan dan Depok. Disamping pusatnya di Jl Darmawangsa XI/5. Mottonya adalah “Bakat Saja Tak Cukup (Talent is not enough).

Waktu berjalan 13 tahun Farabi pimpinan Dwiki Dharmawan terus menelorkan dan membina talenta talenta muda Indonesia menjadi musisi professional yang juga berhasil menginjakkan kakinya di dunia industri musik tanah air disisi lain tak lelah terus belajar dan belajar lagi.

Beberapa diantara lulusan Lembaga Pendidikan Musik Farabi yang kemudian saat ini sedang melanjutkan study nya di mancanegara : Pianist Sri Hanuraga (Aga) di Amsterdam School of Music,Double Bassist Indrawan Sinchan di Rotterdam School of Music, Guitarist Robert Mulia Rahardja (Berklee School of Music), Pianist Fransisca (Australian Institute of Music), Bassist Reno (A.I.M) dll.

Sedangkan nama nama beken diantaranya Guitarist Irfan dan Drummer Konde (Samson), Guitarist Ary Pramudito (Tompi/Groovology/Gruvi), Bassist Rishanda (Wong Pitor), Bassist Barry Likumahuwa, Drummer Didi Riyadi (Element), Drummer Brian (Sheila on 7), Drummer Rayendra, Giring (Nidji) yang justru pernah belajar Gitar klasik di Farabi, Adrie (Drummer Nidji), Drummer Alsa (Gita Gutawa Band), Drummer Demas (Kul Kul), Drummer Cilik Rafi yang justru memperdalam Bass dan Saxophone di Farabi, Indra Aziz yang mempelajari Saxophone di Farabi, Drummer gilang (Wayang Band), Vocalist MIKE Idol, Keyboardist Rifat (Maliq D’Essential), Joshua Suherman (Jointside), Band D’Massiv, Band Gruvi , Joy Tobing dan lain-lain

Banyak juga alumni Farabi yang kini lebih dikenal menjadi bintang sinetron, iklan dan selebritis seperti Agnes Monica (belajar violin), Tyas Mirasih (belajar gitar), Acha Septriasa (Belajar Vocal), Allisa Soebandono (belajar violin dan piano), Eva Celia (Belajar piano), Tengku Wishnu (belajar Vocal),Ussy (Vocal)….dan masih banyak yang lain,

Pada Ajang2 Jazz Goes to Campus, Jak Jazz dan JavaJazz hampir pasti ada anak-anak dan alumni Farabi yang tampil dalam berbagai grup mereka sendiri.

Read more...

d’Masiv SPECIAL EDITION

Bulan puasa ini jadwal d'Masiv tetap saja padat. Tidak hanya melakukan promo album Special Edition-nya saja, namun d'Masiv juga disibukan dengan jadwal panggung dan proses rekaman untuk full album keduanya. Rencananya Band yang telah banyak menerima penghargaan ini akan merilis full album keduanya di bulan November mendatang.

Single "Jangan menyerah" saat ini menduduki peringkat :

* Indosat I-Ring : #.1 >> sudah 5 minggu
* XL RBT : #.7 >> sudah 3 minggu (dengan highest position #.2)
* Disctarra : #.1 >> Penjualan VCD selama 5 minggu
* Radio chart* : 7 minggu #.1 >> sudah 9 minggu di chart.

Read more...

NO USE FOR A NAME (NUFAN) akan menggelar konsernya di Indonesia.

Enough SaiD! Yes they will coming to Indonesia..

Sudah dua tahun belakangan ini rumor bahwa Band Punk Rock (melodic punk) legendaris asal San Jose, California, United States yang bernama NO USE FOR A NAME (NUFAN) akan menggelar konsernya di Indonesia. Namun sampai detik ini mereka belum juga menggelar konsernya di Indonesia. Banyak yang kecewa, sampai-sampai saat HIT 'N RUN ENTERTAINMENT mengumumkan akan menggelar konser NO USE FOR A NAME bulan Oktober nanti, banyak yang tidak mempercayainya.

Berikut adalah kutipan dari blog official myspace NO USE FOR A NAME :
"
BIG ANNOUNCEMENT! !!
Hi Everyone,
We are happy to announce that our new guitar player and new No Use family member is Chris Rest from Lag Wagon!! AND it's our second Chris from the 805 area code!!! In celebration of our newest member we are having a party/show at Thee Parkside In San Francisco to welcome Chris to the band on October 7th!!! And the party doesn't stop there folks, the next night (Oct. 8th) we are playing the Velvet Jones in Santa Barbara with the Mad Caddies!! Then it's off to Asia for a full-blown China, Indonesia, Malaysia and Japan tour!!
So everyone welcome Chris to the band and we'll see you all soon!
"

Dalam konsernya nanti di Bumi Wiyata Depok, NUFAN akan menggunakan Christ Rest dari LAGWAGON sebagai gitaris barunya. 22 tahun sudah sejak mereka berdiri, penantian yang cukup panjang untuk melihat band legendaris ini. Don't miss it!!



NO USE FOR A NAME Indonesian tour 2009

Tanggal : Sabtu, 17 Oktober 2009
Lokasi : BUMI WIYATA HALL, DEPOK
Jln. Margonda Raya

TICKET:

* Limited Pre Sale Ticket Before September 10th 2009: Rp. 200.000,-
* Pre Sale Ticket : Rp 225.000,-
* On The Spot : Rp 250.000,-


Ticket Box for Limited Pre Sale Ticket Available At :

Jakarta

Hit N' Run Records : 08567568628
Undying : 085782372213
Twins Music : 02198355044
Alay Error : 02191677045

Tangerang

Koko : 02192950173

Depok

Gaga : 02195206254
Poster : 02192962167
Head : 02194552702
Simpleton : 02136587442

Bandung

Linoleum : 085659941035
Quickening : 081572644660

Semarang

Mosh! Magazine : 0818240706



Best Regards,
HIT 'N RUN ENTERTAINMENT
www.myspace. com/hitnrunrec
www.myspace. com/nouseforanam e

Read more...

Minggu, 02 Agustus 2009

Join 4Shared Now!

Read more...
free counters

adf